English Version
ENGLISH
| Saturday, 19 April 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 19 April 2014 | 06:04
Lack of Budget, Dope Testing Lab Neglected   The dope testing laboratory building in Bandung Institute of
Technology had not been functional because the facility
equipment had not been budgeted.
Saturday, 19 April 2014 | 06:02
Lack of Budget, Dope Testing Lab Neglected   The dope testing laboratory building in Bandung Institute of
Technology had not been functional because the facility
equipment had not been budgeted.
Senin, 01 Oktober 2007 | 17:36 WIB
BPS: Ekspor Agustus Turun 2,11 Persen
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekspor Indonesia pada Agustus tahun ini mengalami penurunan sebesar 2,11 persen dibandingkan dengan Juli. Agustus lalu nilai ekspor tercatat US$ 9,6 miliar atau turun dari US$ 9,8 miliar pada Juli. "Tapi bila dibandingkan dengan Agustus 2006, nilai ekspor mengalami peningkatan sebesar 7,80 persen," papar Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, hari ini. Penurunan ekspor ini, menurut dia, disebabkan oleh turunnya ekspor nonmigas sebesar 3,30 persen, dari US$ 8 miliar menjadi US$ 7,8 miliar. "Pemicunya adalah turunnya ekspor hasil pertanian sebesar 8,50 persen, serta hasil pertambangan dan lainnya yang juga mengalami penurunan sebesar 22,20 persen," kata dia. Berbanding terbalik dengan ekspor non migas, ekspor migas justru mengalami kenaikan sebesar 3,24 persen dari US$ 1,8 miliar menjadi US$ 1,9 miliar. Kenaikan ini disebabkan oleh naiknya ekspor minyak mentah sebesar 14,58 persen menjadi US$ 756 juta. Sementara, ekspor hasil minyak justru mengalami penurunan sebesar 18,46 persen menjadi US$ 220,8 juta. Selain itu, ekspor gas juga mengalami kenaikan 1,39 persen menjadi US$ 878,1 juta. Yudho Raharjo