ENGLISH
| Saturday, 18 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 18 May 2013 | 19:50
Tempo receives the 2013 Gwangju Prize for Human Rights Special Awardfor its
tenacity and consistency in covering human rights issues
Saturday, 18 May 2013 | 17:14
French is the 14th country that legalizes same-sex marriage.
Sabtu, 15 September 2007 | 17:42 WIB
Produsen Baja Beton Diminta Tarik Produk
TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Perdagangan mengusulkan pemberian waktu bagi produsen baja tulang beton (BjTB) untuk menarik produknya menyusul temuan bahwa 98,5 persen produk tak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Produk baja tulang beton yang tak memenuhi SNI berpotensi membahayakan konsumen. "Kami juga menemukan hal yang sama di lapangan dan telah melaporkannya ke departemen pembina, yakni Departemen Perindustrian," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Ardiansyah Parman di Jakarta. Berdasarkan hasil survei Badan Standarisasi Nasional (BSN) baru-baru ini, hanya 1,8 persen produk baja tulang beton yang memenuhi SNI wajib No. 07-2052-2002. Nah, 98,5 persen memiliki spesifikasi teknis di bawah ketentuan. BSN melakukan pengujian di 10 kota besar. Produk yang tak memenuhi SNI memiliki ukuran beragam dari 6 milimeter (mm), 8 mm, dan 12 mm. Yuliawati

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.