English Version
ENGLISH
| Tuesday, 29 July 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Monday, 28 July 2014 | 21:34
Prabowo Cancels Open House Event, Visits Ical Priyo Budi Santoso, who was also present at Ical's house, said
that there was no talks about the judicial review request to the
Constitutional Court.
Monday, 28 July 2014 | 20:22
Sultan Calls for Post-Election Reconciliation Sultan Hamengkubuwono X said that the Eid al-Fitr moment should
be used to promote peace and unity, and time to initiate a
reconciliation.
Senin, 10 September 2007 | 12:26 WIB
Transaksi Valas Indonesia Rendah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Transaksi perdagangan valuta asing (valas) di Indonesia masih rendah. Pada periode Januari-Agustus 2007 transaksi valas Indonesia baru mencapai US 4,5 miliar per hari. Deputy Gubernur Bank Indonesia Aslim Tadjuddin mengatakan nilai transaksi yang kecil tersebut membuat fluktuasi nilai tukar mata uang sangat mudah dipengaruhi transaksi pasar saham. "Transaksi itu sendiri lebih banyak dilakukan oleh asing," kata Aslim dalam materi pidato pada seminar bertajuk Manfaat Perdagangan Berjangka Rupiah dan Tingkat Suku Bunga Bagi Aktivitas Dunia Usaha dan Ekonomi di Hotel Four Season Jakarta. Dia menjelaskan bahwa nilai transaksi valas itu bisa ditingkatkan dengan menaikan nilai ekspor dalam negeri. Direktur Direktorat Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Rasmo Samiun mengemukakan turunnya nilai transaksi valas itu juga disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dari sekitar Rp 2000 per dolar Amerika Serikat sebelum krisis menjadi Sekitar Rp 9000-an per dolar Amerika Serikat. "Kalau dalam rupiah, nilai transaksinya meningkat, tapi kalau dikonversikan ke dolar amerika menurun," ujarnya. Transaksi Valas Indonesia, lanjutnya, belum bisa dibandingkan dengan Australia yang sudah mencapai US$ 80 miliar per hari. EKO NOPIANSYAH