ENGLISH
| Monday, 20 May 2013 |
INDONESIA
Monday, 20 May 2013 | 15:40
First Inspector Labora Sitorus is alleged for bribing Indonesian
Navy officials in order to expedite his business.
Monday, 20 May 2013 | 15:06
Government owned hospitals start to suffer losses due to the
implementation of the Jakarta Health Card program.
Senin, 10 September 2007 | 12:26 WIB
Transaksi Valas Indonesia Rendah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Transaksi perdagangan valuta asing (valas) di Indonesia masih rendah. Pada periode Januari-Agustus 2007 transaksi valas Indonesia baru mencapai US 4,5 miliar per hari. Deputy Gubernur Bank Indonesia Aslim Tadjuddin mengatakan nilai transaksi yang kecil tersebut membuat fluktuasi nilai tukar mata uang sangat mudah dipengaruhi transaksi pasar saham. "Transaksi itu sendiri lebih banyak dilakukan oleh asing," kata Aslim dalam materi pidato pada seminar bertajuk Manfaat Perdagangan Berjangka Rupiah dan Tingkat Suku Bunga Bagi Aktivitas Dunia Usaha dan Ekonomi di Hotel Four Season Jakarta. Dia menjelaskan bahwa nilai transaksi valas itu bisa ditingkatkan dengan menaikan nilai ekspor dalam negeri. Direktur Direktorat Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Rasmo Samiun mengemukakan turunnya nilai transaksi valas itu juga disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dari sekitar Rp 2000 per dolar Amerika Serikat sebelum krisis menjadi Sekitar Rp 9000-an per dolar Amerika Serikat. "Kalau dalam rupiah, nilai transaksinya meningkat, tapi kalau dikonversikan ke dolar amerika menurun," ujarnya. Transaksi Valas Indonesia, lanjutnya, belum bisa dibandingkan dengan Australia yang sudah mencapai US$ 80 miliar per hari. EKO NOPIANSYAH

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.