ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 07:27
Tempo interviews State Intelligence Agency Chief, Lt. Gen. (ret) Marciano Norman.
Thursday, 23 May 2013 | 06:20
From Tempo's findings, Labora calls himself an 'entrepreneur' on his ID card,

although he still lists his profession as policeman on his family card.
Sabtu, 08 September 2007 | 12:39 WIB
Megawati Tuding Pemerintah Gagal Sejahterakan Masyarakat
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai pemerintah saat ini gagal meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pemerintahan sekarang sulit diharapkan bisa mengurangi kemiskinan," katanya saat membuka Rapat Kerja Nasional II PDIP di arena Pekan Raya Jakarta, Sabtu. Pemerintah, dia melanjutkan, seharusnya bisa menekan angka kemiskinan karena alokasi anggaran dari APBN untuk pemberantasan kemiskinan sudah dinaikkan sebesar 70 persen sejak 2005. "Anggaran meningkat tapi kemiskinan juga justru meningkat," katanya. Megawati, yang hadir bersama suaminya Taufik Kiemas pukul 09.45 wib pagi tadi, menilai duet Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla gagal menepati janji mengurangi kemiskinan hingga 50 persen pada 2009. "Jangan janji setinggi langit kalau pencapaian hanya sekaki bukit," katanya. Kegagalan pemerintah menekan angka kemiskinan, menurutnya, disebabkan karena pemerintah hanya memandang kemiskinan sebagai masalah tehnis. "Pemberantasan kemiskinan bukan sekedar membagi-bagikan uang, itu sinterklaus," katanya. Dwi Riyanto Agustiar

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.