Thursday, 20 June 2013 | 12:48

Ahok said US$1 tariff is realistic and suitable for Jakarta
residents.
Thursday, 20 June 2013 | 11:52

Haze in Singapore reached 321 in Pollution Standard Index,
indicating hazardous air quality.
Jum'at, 07 September 2007 | 07:20 WIB
Bayi Berusia 20 Hari Lolos Dari Maut Akibat Peluru Nyasar
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rifqi Iransyah, bayi berusia 20 hari, korban peluru nyasar di Kebayoran Lama selamat dari maut. Operasi yang dilakukan hampir tiga jam di RS. Pusat Pertamina tadi malam (Kamis, 6/9) berjalan lancar.
"Alhamdulillah, anak saya selamat," ujar Herwan Firmansyah, ayah si bayi ketika keluar dari ruangan operasi setelah mendapat laporan dari dokter.
Herwan sedikit menitikkan air mata, sambil terus memeluk istrinya, Kholilah, yang masih terduduk lemas dan terlihat shock akibat kejadian sore tadi. Sang ibu masih tetap terdiam meskipun sudah sadar bahwa anaknya selamat.
Pihak keluarga yang mendampingi pun mengucap syukur dan terharu. Akhirnya si kecil pun selamat. "Dia (Rifki) memang kuat. Semua berkat yang di Atas," ujar Dewi, salah seorang anggota keluarga.
Rifqi merupakan anak pertama dari Herwan dan Kholilah. Rencananya, Minggu, 8/9 akan diadakan selamatan pemberian nama untuk Riqki.
Munawwaroh