ENGLISH
| Saturday, 25 May 2013 |
INDONESIA
Friday, 24 May 2013 | 21:52
OPM Coordinator of the National Defense Military, Lambert
Pekikir, stated that voicing protests to the U.K. for supporting
OPM would be meaningless.
Friday, 24 May 2013 | 21:38
The prosecutors charged Brig. Wijaya, the suspect that sparked
the attack and arson on the OKU Police Department, with second
degree murder.
Kamis, 06 September 2007 | 17:41 WIB
Awal Ramadhan, Pizza Hut Galang Dana untuk Atasi Kelaparan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Direktur Pizza Hut, Stephen McCrthy mengatakan PT Sari Melati Kencana di bawah nama Pizza Hut akan menggalang dana untuk mengatasi kelaparan di dunia bersama World Food Programme (WFP). Program itu, menurut McCarthy dimulai pada bulan Ramadhan pekan depan. "Sebagai industri makanan, kami juga ingin terlibat dalam pengurangan kelaparan di dunia," kata dia kepada pers, Kamis. Program ini pertama kali dilakukan Pizza Hut di seluruh dunia. Dalam dua atau tiga bulan mendatang, McCarthy melanjutkan, Pizza Hut di 70 negara lainnya akan mengikuti langkah kami. Bulan puasa, kaa dia, merupakan momen yang tepat untuk bersedekah dan memberi. Pizza Hut sendiri memberikan dana sebesar Rp 400 juta untuk progrm ini. Jumlah itu belum termasuk dana yang diberikan secara sukarela oleh karyawan Pizza Hut. Untuk penyalurannya, semua dana yang terkumpul kelak diserahkan kepada WFP. Deputi Direktur WFP Indonesia, Bradley Busetto, dalam kesempatan itu mengatakan, dana yang dikumpulkan akan digunakan untuk membeli biskuit dan mie instan khusus yang kaya vitamin dan mineral untuk kemudian disalurkan ke daerah-daerah yang mengalami kelaparan atau gizi buruk dengan bantuan LSM dan pemerintah Lokal. "Saat ini dana yang kami miliki sangat terbatas, sehingga kami sangat terbantu dengan adanya perusahaan seperti Pizza Hut yang membantu penggalangan dana," ujar Busetto. Selain Pizza Hut, beberapa perusahaan Indonesia lainnya yang pernah membantu penggalangan dana adalah TNT, Unilever, dan Bank Internasional Indonesia (BII). AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.