ENGLISH
| Friday, 24 May 2013 |
INDONESIA
Friday, 24 May 2013 | 10:24
The team will bring along Netherland's five star players including Dirk Kuyt and

Robin van Persie in their Asian Tour.
Friday, 24 May 2013 | 09:13
Five Indonesian designers managed to use traditional tenun

patterns to create modern fashionable designs in their own

personal styles.
Sabtu, 01 September 2007 | 10:43 WIB
Kenaikan Tarif Tol Dinilai Tidak Manusiawi
TEMPO Interaktif, Jakarta: Fraksi PDI Perjuangan menilai kenaikan jalan tol merupakan kebijakan yang tidak manusiawi. Pemerintah dinilai tidak peka terhadap  kondisi masyarakat yang serba sulit. Kenaikan tarif 13 ruas jalan tol merupakan kebijakan yang menyedihkan bagi masyarakat. "Sangat tidak  tepat waktu. Sejak dari rencana awal kami sudah tidak setuju," kata  Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, Sabtu (1/9). Pemerintah dinilai tidak peka terhadap kondisi realitas kehidupan masyarakat yang masih serba sulit dan pas-pasan. Dia  mengatakan pemerintah tidak bisa menggunakan ukuran bahwa pengguna jalan tol adalah orang kaya karena memiliki mobil adalah orang kaya. Kenaikan tarif tol dipastikan akan berimbas pada masyarakat kecil. "Kalau ukurannya kepemilikan mobil, bagaimana dengan angkutan umum yang merupakan angkutan rakyat kecil dan masuk tol juga," katanya. Tjahjo mengatakan penjelasan pemerintah sama sekali tidak bisa dipahami  oleh fraksinya. Menurut dia, selama ini operator tol belum maksimal  memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol. Hal itu terlihat dari munculnya berbagai persoalan di ruas jalan tol mulai soal pembatas, peralatan hingga keselamatan pengguna jalan tol. "Pemerintah seharusnya  memahami realitas kehidupan masarakat yang di semua lapisan semakin  berat," kata dia. imron rosyid

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.