English Version
ENGLISH
| Tuesday, 21 October 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Tuesday, 21 October 2014 | 09:06
Two Honda MotoGP Riders Visit Indonesia Two top MotoGP Honda riders, Marc Marquez and Dani Pedrosa,
came to Jakarta to greet their fans on Monday, October 20,
2014.
Tuesday, 21 October 2014 | 08:48
East Java to Construct Majapahit Kingdom Village A total of 296 houses in Trowulan district, Mojokerto Regency
will be transformed into traditional houses of the ancient
Majapahit Kingdom.
Kamis, 30 Agustus 2007 | 22:59 WIB
Perdana Menteri Malaysia Meminta Maaf Kepada Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi telah meminta maaf kepada pemerintah Indonesia atas insiden pemukulan terhadap ketua wasit kejuaraan karate, Donald Luther Pieter Colopita. "Malam ini sekitar pukul 20.00 WITA, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menerima telepon dari Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi yang menyesalkan dan meminta maaf atas kejadian tersebut," kata Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal dalam konferensi pers di Istana Tampak Siring Bali, Kamis (30/8). Abdullah, kata Dino, menganggap peristiwa itu tak perlu terjadi. Kedua kepala pemerintahan itu berbicara dalam suasana akrab, "Layaknya dua saudara." Yudhoyono, kata Dino, menghargai niat baik, upaya, dan pernyataan Badawi. "Pernyataan itu menunjukkan sikap arif Perdana Menteri Abdullah Badawi," kata Dino. Kedua pemimpin negara menyepakati persoalan diselesaikan lewat jalur hukum. Empat polisi Malaysia, penganiaya Donald, telah diskors dan dipotong separoh gajinya. Terhadap tindakan itu, kata Dino, Presiden menghargai tanggapan cepat dari Malaysia. Yudhoyono berharap semua pihak tidak terpancing emosi menanggapi masalah ini. Apalagi Kepala Kepolisian Diraja Malaysia juga telah mengirim surat berisi penyesalan dan permintaan maaf kepada Donald. "Permintaan maaf tersebut diantarkan sendiri oleh Duta Besar Malaysia kepada Saudara Donald Colopita di rumah sakit," kata Dino. FANNY FEBIANA