ENGLISH
| Wednesday, 22 May 2013 |
INDONESIA
Wednesday, 22 May 2013 | 02:22
The Energy Ministry announced that all victims of the Freeport mine collapse have
been found. Twenty one workers died while 10 others suffer injuries.
Wednesday, 22 May 2013 | 01:36
Over one million people from all over the world signed an online petition urging the
government to reject the plan to exploit Aceh's forests.
Kamis, 23 Agustus 2007 | 22:24 WIB
Ayah Raisya Pulang DenganTangan Hampa
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pencarian Raisya, anak-anak yang menjadi korban penculikan, yang semula sempat menemukan titik terang kembali menemui jalan buntu. Ali Said, ayah Raisya, yang Kamis (23/8) sore tadi sempat diminta seseorang yang mengaku penculik menjemput Raisya kembali ke rumah dengan tangan hampa. Ali tiba di rumah sekitar pukul 20.30 WIB dan langsung masuk ke dalam rumah tanpa memberi komentar apapun kepada wartawan. Penjelasan datang dari Awoed Said, kakak kanung Ali. Kepada wartawan, ia mengatakan penelpon yang bilang akan membebaskan Raisya pukul 15.00 WIB tadi ternyata tidak benar. "Setelah dicek ternyata nihil, ujarnya. Ia menambahkan, sore tadi pihak keluarga mendapat informasi ada anak dengan ciri-ciri mirip Raisya dan pelaku penculik di kawasan Jatibening, Bekasi. Namun setelah di cek, "Ternyata bukan," kata Awoed. Sampai pukul 21.11 WIB kabar Rasiya belum jelas. Ali Said dan istrinya, Nizmah, belum bisa dimintai keterangan. Dwi Riyanto Agustiar

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.