English Version
ENGLISH
| Friday, 25 July 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Friday, 25 July 2014 | 16:06
Jokowi Campaign Team: They Have No Evidence "We are not thieves. It is us who are often violated," said
Akbar Faisal
Friday, 25 July 2014 | 15:50
Women Allowed in Any Ministerial Positions in Jokowi Cabinet The new president welcomes women to fill his cabinet, even if it
is for the post of Defense Minister.
Senin, 13 Agustus 2007 | 14:27 WIB
Pemerintah-BI Waspadai Gejolak Global
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mewaspadai dampak gejolak ekonomi global, pemerintah dan Bank Indonesia mempererat koordinasi kedua lembaga. Hal itu, terungkap seusai breakfast meeting di Gedung Radius Prawiro, Bank Indonesia, Jakarta, hari ini. Acara yang tertutup bagi pers itu dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan jajaran Dewan Gubernur BI. Beberapa pejabat eselon satu Departemen Keuangan dan Chairman Forum Stabilitas Sistem Keuangan (FSSK) Raden Pardede pun turut serta. Pemerintah dan BI menggunakan FSSK sebagai medium koordinasi itu. Forum itu, menjadi semacam protokol bagi kedua pihak untuk bersama-sama menjaga momentum (pertumbuhan ekonomi) saat ini supaya tidak terjadi gangguan atau perubahan yang tidak perlu. "Kami punya FSSK. Kami melakukan mekanisme untuk meneliti apakah ada kerawanan atau tidak (dari gejolak global ini). Potensinya di mana, dan kalau (perlu) ada perubahan kebijakan, bagaimana koordinasinya," kata Sri Mulyani saat dicegat wartawan seusai acara. AGUS SUPRIYANTO