English Version
ENGLISH
| Thursday, 21 August 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Thursday, 21 August 2014 | 14:50
Ahok to Resume Discussions on Smart City Concept The deputy governor says he will resume talks on the smart city
concept as he seeks to transform the capital into a dream city.
Thursday, 21 August 2014 | 14:06
Hiroshima Landslide Kills 36 Thirty six people killed in Hiroshima after hours of torrential
rain sent landslides that devastated populated areas around the
valleys.
Senin, 13 Agustus 2007 | 14:27 WIB
Pemerintah-BI Waspadai Gejolak Global
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mewaspadai dampak gejolak ekonomi global, pemerintah dan Bank Indonesia mempererat koordinasi kedua lembaga. Hal itu, terungkap seusai breakfast meeting di Gedung Radius Prawiro, Bank Indonesia, Jakarta, hari ini. Acara yang tertutup bagi pers itu dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan jajaran Dewan Gubernur BI. Beberapa pejabat eselon satu Departemen Keuangan dan Chairman Forum Stabilitas Sistem Keuangan (FSSK) Raden Pardede pun turut serta. Pemerintah dan BI menggunakan FSSK sebagai medium koordinasi itu. Forum itu, menjadi semacam protokol bagi kedua pihak untuk bersama-sama menjaga momentum (pertumbuhan ekonomi) saat ini supaya tidak terjadi gangguan atau perubahan yang tidak perlu. "Kami punya FSSK. Kami melakukan mekanisme untuk meneliti apakah ada kerawanan atau tidak (dari gejolak global ini). Potensinya di mana, dan kalau (perlu) ada perubahan kebijakan, bagaimana koordinasinya," kata Sri Mulyani saat dicegat wartawan seusai acara. AGUS SUPRIYANTO