English Version
ENGLISH
| Thursday, 24 July 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Thursday, 24 July 2014 | 09:06
Jokowi Leaves Echelon II Official Removal to Ahok Jokowi will not perform mutation toward Echelon II officials,
instead leaving the matter to the next governor.
Thursday, 24 July 2014 | 08:56
Three Corruptors Suggested to Receive More Remission About 137 corruptors in Sukamiskin and other penitentiaries are
suggested to receive remissions for Eid.
Kamis, 09 Agustus 2007 | 14:04 WIB
Polisi Periksa 90 Saksi Kasus Samsung
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sudah memeriksa 90 orang saksi kasus penemuan 29.414 telepon genggam dari 11 tipe merek Samsung. Polisi belum tetapkan tersangakanya. "Para saksi berasal dari karyawan gudang hingga pemilik gerai-gerai di Roxy," kata juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar I Ketut Untung Yoga Ana di kantornya di Jakarta, hari ini. Menurut Yoga, dari keterangan saksi penjual barang, umumnya mereka menjual telepon genggam itu dengan dilengkapi dokumen. Namun, penyidik menemukan indikasi penggelapan barang karena ada dokumen yang kurang. Barang-barang itu masuk ke Jakarta melalui jalur resmi Bea Cukai Tanjung Priok. "(Ini) penyelundupan administratif," kata Yoga. Puluhan ribu telepon genggam ilegal itu ditemukan oleh Direktorat Intelijen dan Keamanan pada Jumat (13/7) sore lalu. Polisi menggerebek gudang milik S-mobile, satu diantara dua distributor Samsung, di Pergudangan Dunia Express Blok H Jalan Agung Karya 7 nomor 1 Sunter, Jakarta Utara. Hingga kini, barang bukti itu masih disimpan di gudang di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Ibnu Rusydi