English Version
ENGLISH
| Saturday, 25 October 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 25 October 2014 | 11:02
KAI Orders Trainsets from INKA PT INKA president director says his company received an order of
five trainsets from state-owned rail company PT Kereta Api
Indonesia (KAI).
Saturday, 25 October 2014 | 10:54
Finance Ministry Prepares PPP Centre under APEC the government is preparing the personnel to run the Public
Private Partnership (PPP) Centre that will be fully operational
in 2015.
Kamis, 09 Agustus 2007 | 14:04 WIB
Polisi Periksa 90 Saksi Kasus Samsung
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sudah memeriksa 90 orang saksi kasus penemuan 29.414 telepon genggam dari 11 tipe merek Samsung. Polisi belum tetapkan tersangakanya. "Para saksi berasal dari karyawan gudang hingga pemilik gerai-gerai di Roxy," kata juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar I Ketut Untung Yoga Ana di kantornya di Jakarta, hari ini. Menurut Yoga, dari keterangan saksi penjual barang, umumnya mereka menjual telepon genggam itu dengan dilengkapi dokumen. Namun, penyidik menemukan indikasi penggelapan barang karena ada dokumen yang kurang. Barang-barang itu masuk ke Jakarta melalui jalur resmi Bea Cukai Tanjung Priok. "(Ini) penyelundupan administratif," kata Yoga. Puluhan ribu telepon genggam ilegal itu ditemukan oleh Direktorat Intelijen dan Keamanan pada Jumat (13/7) sore lalu. Polisi menggerebek gudang milik S-mobile, satu diantara dua distributor Samsung, di Pergudangan Dunia Express Blok H Jalan Agung Karya 7 nomor 1 Sunter, Jakarta Utara. Hingga kini, barang bukti itu masih disimpan di gudang di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Ibnu Rusydi