Friday, 24 May 2013 | 19:33

The units will be sealed based on several reasons.
Friday, 24 May 2013 | 19:25

The cards will be distributed next Tuesday (May 28) or Wednesday
(May 29).
Selasa, 07 Agustus 2007 | 09:20 WIB
Tommy dipastikan Tidak Hadir di Pemeriksaan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tersangka kasus dugaan korupsi dalam tubuh Badan Penyangka dan Pemasaran Cengkeh, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dipastikan tidak bisa memenuhi panggilan tim penyidik kejaksaan agung. Alasan ketidakhadiran anak mantan penguasa orde baru Soeharto itu, menurut Kuasa Hukumnya O.C. Kaligis karena kondisi kesehatannya. " Tommy harus menjalani pemeriksaan kesehatan di sekitar kepalanya," katanya ketika dihubungi Selasa (7/8).
Menurut Kaligis, penyakit di kepala Tommy ini diderita saat Tommy masih ditahan di Nusa Kambangan. Namun dia tidak bisa memastikan apa persisnya penyakit pangeran cendana itu. "Ini analisisnya tim dokter dari Australia," katanya. Rencananya kuasa hukum Tommy akan memberikan pemberitahuan langsung alasan ketidakhadiran Tommy kepada tim penyidik. Dia mengatakan surat pemberitahuan itu berisikan permohonan penangguhan waktu pemeriksaan.
Selain itu, menurut OC Kaligis, Tommy sebenarnya tidak siap diperiksa secara materi oleh tim penyidik. Sebab, lanjut dia, Tommy tidak memiliki banyak data tentang BPPC, yang mengetahui banyak tentang keuangan BPPC adalah para pengurusnya. "Kami sedang kumpulkan datanya, soalnya mas tommy nggak pegang,". Sementara itu Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung M Salim belum mengetahui kepastian datang atau tidaknya Tommy. Dia hanya mengatakan sebagai warga negara yang baik seharusnya Tommy datang memenuhi panggilan Kejaksaan Agung.
Kejaksaan Agung telah menetapkan putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI) di BPPC sebesar Rp 175 miliar. Sandy Indra P