Thursday, 20 June 2013 | 08:39

The Trade Ministry assures there will be enough supply for
Lebaran, but warns chili and meat prices might grow
out of control.
Thursday, 20 June 2013 | 08:34

The South Sulawesi Real Estate Indonesia has built a Hatchery Marine Station at
Barrang Lompo Island.
Selasa, 31 Juli 2007 | 07:00 WIB
Harga Minyak Dunia Masih Tinggi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga minyak di pasar internasional belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan. Harga si emas hitam ini masih bertengger di level US$ 76 per barel.
Dalam perdagangan Selasa (31/7) di pasar New York (Senin waktu di New York), harga minyak mentah ringan untuk kontrak jangka panjang pengiriman September turun 19 sen ke level US$ 76,83 per barel. Adapun minyak jenis Brent Laut Utara, di pasar London untuk pengiriman September, meski turun tajam 52 sen, tetap bertahan di harga US$ 75,74 per barel.
Jumat pekan lalu, harga minyak bahkan sempat melonjak ke level US$ 77,02 per barel setelah data Produk Domestik Bruto Amerika Serikat terbaru memunculkan kekhawatiran terjadi ketidakseimbangan pasokan dan permintaan minyak mentah di negara itu. “Rekor harga minyak baru mendorong pelaku pasar mendesak OPEC (Negara-negara pengekspor minyak) untuk menaikkan produksinya. Tapi saat ini OPEC masih bertahanm” kata analis dari Sucden Sucden seperti dilansir AFP.
Padjar Iswara