ENGLISH
| Monday, 20 May 2013 |
INDONESIA
Monday, 20 May 2013 | 20:58
During the reformation, Father Mangun helped activists avoid
being hunted down by the military by providing a concealed room
for them to hide in.
Monday, 20 May 2013 | 20:46
This unique piece of art encourages people to not only observe,
but also learn and think about literary masterpieces from around
the world.
Rabu, 25 Juli 2007 | 06:24 WIB
Pedagang Ayam dirampok dan Dilempar dari Kereta
TEMPO Interaktif, Jakarta: Arsudin (25), seorang korban perampokan mengalami luka-luka setelah dilempar dari kereta yang sedang melaju kencang di daerah Kebayoran Lama, Selasa (23/7) malam. Kejadian itu bermula ketika Arsudin yang bekerja sebagai tukang potong ayam menaiki kereta barang dari stasiun Parung Panjang, Bogor sekitar pukul sembilan malam. Rencananya ia turun di stasiun Palmerah untuk mengantarkan ayam ke sebuah rumah makan. Di tengah perjalanan, sekitar pukul 10.00 WIB, 3 orang tidak dikenal menghampiri Asrudin. Mereka mengancam lelaki itu dengan pisau dan memaksannya menyerahkan uang serta barang-barang yang ia miliki. "Tiga-tiganya bawa pisau," ujarnya. Alhasil, dompet dan isinya berpindah tangan. Para begundal itu kemudian memaksa Asrudin meloncat dari kereta. Di daerah Rawa Simprug Asrudin didorong sehingga terlempar dari kereta. Asrudin lantas mencari pertolongan dan melapor kejadian ini ke Polsek setempat. Kartika Candra

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.