English Version
ENGLISH
| Tuesday, 27 January 2015 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Tuesday, 27 January 2015 | 20:50
DPR Bans Freeport's Concentrate Export   The DPR decided to halt Freeport's export permit in relation
to the company's commitment in building a smelter.
Tuesday, 27 January 2015 | 20:36
AirAsia Victims Identification Hampered Victims' identities were hard to be determined because their
bodies have been covered with camphor and coffee to eliminate
unpleasant odors.
Kamis, 05 Juli 2007 | 13:21 WIB
Penerapan Basel II Disesuaikan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah menegaskan, penerapan aturan perbankan internasional, Basel II, akan disesuaikan dengan problem dan kebutuhan Indonesia. Dengan kata lain, ujar dia, Basel II akan diterapkan secara hati-hati dan disesuaikan dengan kemampuan perbankan nasional. Basel II adalah best practices bagi sistem perbankan dunia. Namun, menurut Burhanuddin, penerapannya bisa memiliki beberapa pengecualian, khususnya untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia. "National descretion atau keputusan nasional akan memilah dan memilih mana aturan Basel II yang cocok diterapkan hari ini atau besok," papar dia saat memberikan sambutan dalam seminar nasional Dampak Penerapan Basel II terhadap Konsolidasi Perbankan Nasional di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (5/7). Bahkan, kata dia, negara seperti Amerika pun masih mencoba memilah dan memilih secara bertahap. "Di sana, Basel II hanya diterapkan full pada beberapa bank, terutama yang sudah sangat internasional," ujarnya. Untuk memutuskan aturan Basel II mana yang hendak diterapkan, menurut Gubernur BI, yang perlu dipertimbangkan adalah risiko kredit. Dia menilai, risiko kredit negara yang sedang membangun jauh lebih kompleks ketimbang negara maju. AGOENG WIJAYA