English Version
ENGLISH
| Saturday, 20 September 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 20 September 2014 | 00:00
Oil, Gas Production in Maluku, Papua Decline Despite the declining production, the areas' contribution to
the national production in 2014 will be similar to last
year’s, an official says.
Friday, 19 September 2014 | 18:40
Papuans Reject Special Autonomy Plus OPM: Special Autonomy Plus is a waste of time.
Kamis, 05 Juli 2007 | 13:21 WIB
Penerapan Basel II Disesuaikan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah menegaskan, penerapan aturan perbankan internasional, Basel II, akan disesuaikan dengan problem dan kebutuhan Indonesia. Dengan kata lain, ujar dia, Basel II akan diterapkan secara hati-hati dan disesuaikan dengan kemampuan perbankan nasional. Basel II adalah best practices bagi sistem perbankan dunia. Namun, menurut Burhanuddin, penerapannya bisa memiliki beberapa pengecualian, khususnya untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia. "National descretion atau keputusan nasional akan memilah dan memilih mana aturan Basel II yang cocok diterapkan hari ini atau besok," papar dia saat memberikan sambutan dalam seminar nasional Dampak Penerapan Basel II terhadap Konsolidasi Perbankan Nasional di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (5/7). Bahkan, kata dia, negara seperti Amerika pun masih mencoba memilah dan memilih secara bertahap. "Di sana, Basel II hanya diterapkan full pada beberapa bank, terutama yang sudah sangat internasional," ujarnya. Untuk memutuskan aturan Basel II mana yang hendak diterapkan, menurut Gubernur BI, yang perlu dipertimbangkan adalah risiko kredit. Dia menilai, risiko kredit negara yang sedang membangun jauh lebih kompleks ketimbang negara maju. AGOENG WIJAYA