English Version
ENGLISH
| Friday, 19 December 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Thursday, 18 December 2014 | 23:04
IDX Lists IMPC as 21st Issuer in 2014 The IDX will have 24 new issuers this year, lower than its
target of 25.
Thursday, 18 December 2014 | 22:52
Tax Amnesty Requires Legal Protection Official says the level of individual tax compliance is still
very low with the actual revenues from individual taxpayers only
reaching Rp3.7 trillion of a Rp921-trillion total.
Kamis, 05 Juli 2007 | 13:21 WIB
Penerapan Basel II Disesuaikan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah menegaskan, penerapan aturan perbankan internasional, Basel II, akan disesuaikan dengan problem dan kebutuhan Indonesia. Dengan kata lain, ujar dia, Basel II akan diterapkan secara hati-hati dan disesuaikan dengan kemampuan perbankan nasional. Basel II adalah best practices bagi sistem perbankan dunia. Namun, menurut Burhanuddin, penerapannya bisa memiliki beberapa pengecualian, khususnya untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia. "National descretion atau keputusan nasional akan memilah dan memilih mana aturan Basel II yang cocok diterapkan hari ini atau besok," papar dia saat memberikan sambutan dalam seminar nasional Dampak Penerapan Basel II terhadap Konsolidasi Perbankan Nasional di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (5/7). Bahkan, kata dia, negara seperti Amerika pun masih mencoba memilah dan memilih secara bertahap. "Di sana, Basel II hanya diterapkan full pada beberapa bank, terutama yang sudah sangat internasional," ujarnya. Untuk memutuskan aturan Basel II mana yang hendak diterapkan, menurut Gubernur BI, yang perlu dipertimbangkan adalah risiko kredit. Dia menilai, risiko kredit negara yang sedang membangun jauh lebih kompleks ketimbang negara maju. AGOENG WIJAYA