English Version
ENGLISH
| , 01 March 2015 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 28 February 2015 | 14:56
FAO Recommends Use of Software for Shark Protection The Food and Agriculture Organization (FAO) revealed that a
new software called iSharkFin could help protect endangered
shark species.
Saturday, 28 February 2015 | 14:52
New Social Media Opini.id Offers 'Polling' Feature   A new local information-based social media Opini.id is
surfing into waves of social media euphoria in Indonesia by
offering Polling feature.
Senin, 02 Juli 2007 | 18:25 WIB
Antam Rampungkan Seleksi Konsultan Akuisisi Newmont Pekan Ini
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Aneka Tambang Tbk., (Antam) akan menyelesaikan seleksi penunjukan empat konsultan keuangan untuk akuisisi PT Newmont Nusa Tenggara pekan ini. Keempat konsultan tersebut adalah Citigroup, Credit Suisse, HSBC Securities dan Macquarie Securities. "Namun hingga saat ini, mereka (konsultan) masih dalam tahap seleksi," kata Direktur Utama Antam, Dedy Aditya Sumanagara dalam acara jumpa pers di Hotel Mulia Jakarta, Senin (2/7) sore. Sekretaris Perusahaan Antam Bimo Budi Satriyo menambahkan konsultan itu nantinya juga penasihat keuangan perseroan. "Jadi mereka tidak hanya mengurusi masalah akuisisi, tapi juga sebagai advisor pada pembangunan Feni IV," ujar Bimo. Saat ini, Antam sedang serius membidik perusahaan tambang emas, salah satunya adalah Newmont Nusa Tenggara. Alasannya, karena cadangan tambang emas Pongkor milik Antam sudah hampir habis sehingga akan segera berhenti. Sebelumnya Antam juga pernah gagal mendapatkan tambang emas Martabe di Sumatera Utara. Selain emas, perusahaan tambang plat merah ini juga menambang bijih nikel dan bauksit. Saat ini kapasitas pabrik mencapai 20.000 ton feronikel per tahun. Sedangkan mulai tahun 2008, perseroan mentargetkan kapasitas produksi feronikel menjadi 22.000 ton per tahun. Pendapatan kuartal pertama tahun ini pun meningkat 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan itu terjadi karena harga dan penjualan meningkat. Wahyudin Fahmi