English Version
ENGLISH
| , 21 September 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 20 September 2014 | 18:16
Sierra Leone Starts 3-Day Shutdown to Contain Ebola Outbreak About 30,000 volunteers will visit houses to educate
residents and provide them with hand soap and to look for
patients or bodies hidden in houses.
Saturday, 20 September 2014 | 18:14
Cepu's Mooring Tower Project Completed   The Mooring Support Structure (MSS) of the Engineering,
Procurement and Construction (EPC) project 3 at Cepu block has
been completed.
Sabtu, 23 Juni 2007 | 08:52 WIB
Polisi Masih Mencari Keluarga Teroris yang Dibebaskan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski sudah dinyatakan bebas dari tuduhan terlibat jaringan teroris, Isa Ansori (16) dan Fauzan (18) yang ditangkap polisi di Yogyakarta pekan silam, hingga kini belum dilepas. Polisi masih kebingungan untuk mengembalikan ke keluarganya karena tidak mengetahui keberadaan keluarga kedua orang tersebut. Menurut Asluddin Hajani, kuasa hukum Isa dan Fauzan, keduanya saat ini masih ditempatkan di sebuah tempat yang dirahasiakan dan dalam perlindungan polisi. "Isa anak dari tersangka teroris Taufik Kondang yang saat ini ditahan, Fauzan sepupunya. Sejak dinyatakan bebas, keduanya belum bisa dipulangkan," kata Asluddin, kepada TEMPO, Sabtu (23/6). Taufik Kondang disebut-sebut berasal dari Kudus, Jawa Tengah dan ditangkap di Bekasi, Jawa Barat. Sementara Isa ditangkap di Yogyakarta di sebuah bengkel. Asludin mengaku tidak mengetahui di mana kini keluarga Isa lainnya tinggal. Sementara Fauzan, memiliki keluarga yang tinggal di Brebes, Jawa Tengah namun alamat pastinya belum diketahui. "Keduanya memang dibebaskan karena masih tergolong anak-anak. Tapi saya minta Kepolisi agar keduanya tidak dilepas begitu saja karena bisa membahayakan keselamtannya. Mereka masih di sebuah tempat yang dirahasilan di daerah Yogyakarta, sembari menunggu pencarian keluarganya," kata Asluddin. imron rosyid