ENGLISH
| Friday, 24 May 2013 |
INDONESIA
Friday, 24 May 2013 | 18:23
The paintings were discovered in areas known to be unhabited by
ancient civilization.
Friday, 24 May 2013 | 18:03
London brutal assault victim was a member of the Royal Fusilier,
a loving father and comrade.
Jum'at, 08 Juni 2007 | 15:57 WIB
Panglima TNI Anggap Sengketa Aset Tanah karena Perbedaan Persepsi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengakui beberapa tanah milik militer berstatus sengketa dengan warga. "Ada beberapa, tapi saya tidak hafal jumlahnya," kata Djoko Suyanto di Istana Negara Jakarta, Jumat(8/6). Sengketa tanah antara pasukan marinir dan warga terakhir meledak pekan lalu di Alas Tlogo, Pasuruan, Jawa Timur. Dalam insiden ini empat warga meninggal terkena tembakan dan tujuh lainnya luka-luka. Menurut Djoko, kasus perebutan aset tidak hanya terjadi di lingkungan TNI Angkatan Laut. "Masalah itu juga ada di Angkatan Darat dan Angkatan Udara," kata dia. Djoko mengatakan, sengketa kepemilikan aset karena perbedaan persepsi antara tentara dan penduduk. "TNI merasa memiliki sesuai dengan sertifikat yang ada, sementara itu ada klaim juga dari penduduk. Contohnya di Pasuruan," kata Djoko. Dia menambahkan, aset-aset yang dikuasai TNI proses mendapatkan sudah sesuai hukum. "Itu sejarahnya lama." Untuk menghindari terulangnya sengketa, TNI akan bekerja sama dengan Departemen Pertahanan, Badan Pertanahan Nasional, dan pemerintah daerah. Dalam kasus Pasuruan, Djoko tidak mau menanggapi pernyataan Komisi Nasional Hak Asasi Manusian dan Komisi Pertahanan tentang adanya dugaan pelanggaran HAM berat dalam kasus itu. Sutarto

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.