Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Sabtu, 02 Juni 2007 | 12:12 WIB
Wapres Jusuf Kalla Minta Maaf Atas Penembakan
TEMPO Interaktif, Malang:Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan permintaan maaf atas penembakan warga Desa Alas Tlogo Pasuruan yang dilakukan oleh Marinir. "Pemerintah sangat menyesal dan minta maaf kepada rakyat Pasuruan atas peristiwa itu," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam dialog antara Wapres Jusuf Kalla dengan 15 orang mahasiswa yang berasal dari pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa. Dialog dilakukan di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang usai mencanangkan Unibraw sebagai enterprenuerial University, Sabtu (2/6).
Pemerintah berjanji akan menyelesaikan peristiwa ini dengan mendahulukan hukum. "Siapa yang salah harus ditindak. Tidak akan ada intervensi," ujarnya.
Menjawab pertanyaan mahasiswa tentang banyaknya sengketa tanah antara TNI dan rakyat, Wapres menjelaskan bahwa biang masalah terletak pada kurangnya tanah di Jawa. Menurut Wapres, saat ini jumalh penduduk di Pulau Jawa sudah tidak seimbang dengan luas tanah. Solusi yang harus diterapkan adalah melaksanakan transmigrasi dan mengurangi angka kelahiran bayi. "Tetapi, saat ini semangat bertransmigrasi sudah menurun," tuturnya.
Dalam dialog tersebut, mahasiswa juga mengangkat persoala sosial yang diakibatkan semburan lumpur di Sidoarjo dan menggugat status otonomi kampus. Soal Lumpur, Wapres menyatakan persoalan sosial tidak bisa diatasi sebelum semburan lumpur bisa dihentikan. Sedangkan soal
otomoni kampus, Wapres menilai otonomi kampus adalah kesempatan yang diberikan Pemerintah bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan diri dan tidak tergantung pemerintah.
Usai dialog, mahasiswa menyerahkan map yang berisi penilaian terhadap kepemimpinan duet SBY-JK di bidang pendidikan. "Rapor bapak merah," tutur seorang mahasiswa kala menyerahkan map.
Wakil Presiden Jusuf Kalla hari ini berkunjung ke tiga universitas di Malang, yakni Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Jusuf Kalla mencanangkan program pengembangan perguruan tinggi. Program pengembangan yang dicanangkan Wapres Jusuf Kalla di Unibraw adalah Unibraw sebagai enterprenurial university. Untuk program di UM yang dicanangkan adalah program UM sebagai peace university. Sedangkan di UMM, program yang dicanangkan adalah UMM sebagai Agro Complex University.
Bibin Bintariadi