English Version
ENGLISH
| Friday, 28 November 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Friday, 28 November 2014 | 18:54
Hanoi to Host ASEAN Consumer Protection Conference in December The 1st ACPC will involve a variety of stakeholders, which
includes researchers, NGOs, private practitioners and
business associations.
Friday, 28 November 2014 | 18:48
Military Remains Solid, TNI Chief Says TNI Commander General Moeldoko says the military has managed
to hush its sectoral egos.
Senin, 28 Mei 2007 | 16:51 WIB
Radio Era Baru Kirim Nota Protes ke Kedutaan Cina
TEMPO Interaktif, Jakarta: Radio Era Baru akan melayangkan nota protes terhadap surat Kedutaan Besar Cina di Jakarta pekan ini. Sebab surat itu dinilai terlalu mengintervensi kegiatan atau aktivitas Radio Era Baru (Voice of Hope) di Batam. Direktur Eksekutif LBH Pers, Hendrayana, mengatakan surat Kedutaan Besar Cina itu dinilai terlalu mengintervensi kegiatan Radio Era Baru, dengan menuduh mereka menyebarkan ajaran Falun Gong dan meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menutup aktivitas siaran radio itu. Surat itu, kata dia, juga akan ditembuskan ke Departemen Luar Negeri, Departemen Dalam Negeri, Departemen Komunikasi dan Informatika," kata Hendrayana usai mendampingi Manager Operasional Radio Era Baru di Dewan Pers, hari ini. Bebepara anggota Dewan Pers juga mendukung sikap Radio Era Baru itu. Mereka menilai kedutaan besar Cina telah mengintervensi kebebasan pers di Indonesia. "Cina tidak punya hak mencampuri kemerdekaan pers di Indonesia, apalagi sampai minta ditutup," ujar Abdulah Alamudi, salah satu anggita dewan pers. DIAN YULIASTUTI