ENGLISH
| Sunday, 19 May 2013 |
INDONESIA
Selasa, 22 Mei 2007 | 00:20 WIB
Ikan Prasejarah Ditemukan Hidup
TEMPO Interaktif, Manado: Nelayan di Sulawesi Utara telah menemukan ikan Coelacanth, ikan kuno yang diperkirakan sudah hidup sejak masa dinosaurus, ratusan juta tahun silam. Sebagian besar jenis ikan ini diduga sudah punah pada 65 juta tahun yang lalu. Ikan berukuran 1,24 meter dan beratnya 49,5 kilogram itu ditangkap hidup-hidup di perairan Taman Nasional Laut Bunaken, Sulawesi Utara, pada Sabtu pekan lalu. Namun 17 jam kemudian ikan itu mati. Ahli biologi kelautan Lucky Lumingas dari Universitas Sam Ratulangi Manado mengatakan itu lantaran habitat ikan itu memang di perairan dalam. Namun bisa bertahan hidup selama itu sungguh rekor tersendiri. “Ikan itu mestinya sudah mati dalam dua jam karena ikan ini hidup di perairan dalam dan dingin,” katanya pada Minggu lalu. Ikan Coelacanth termasuk ordo Coelacanthiformes yang terbagi ke dalam sembilan familia. Sebagian besar familia Coelacanth sudah punah. Di Indonesia, ikan coelacanth dari familia Latimeria ditemukan pada 1997 dan 1998. Adapun coelacanth yang baru ditemukan itu masih diteliti jenisnya. Selain di Indonesia, ikan Coelacanth juga ditemukan hidup di Sungai Chalumna di Afrika Selatan pada 1938. Sejak saat itu keberadaannya ditemukan kembali di Kenya, Tanzania, Mozambik, Madagaskar, dan tentu saja Indonesia. Ikan ini memiliki hubungan yang amat dekat dengan ikan-ikan yang bernafas dengan paru-paru. Coelacanth biasanya tumbuh sampai mencapai panjang rata-rata 2 meter dan beratnya 80 kilogram. Berdasarkan penelitian pada tulang telinga (otolith) mereka, para ilmuwan menduga ikan ini sanggup hidup sampai 100 tahun. Ikan ini biasanya hidup di perairan dengan kedalaman lebih dari 700 meter di bawah permukaan laut. Namun tak jarang pula mereka ditemukan di perairan lebih dangkal, yakni antara 90 sampai 200 meter. AP | WIKIPEDIA

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.