Monday, 20 May 2013 | 05:27

About a thousand Freeport Indonesia workers were still blockading the road to the
underground mine that collapsed last Tuesday.
Monday, 20 May 2013 | 04:24

President Park Geun-Hye left earlier than scheduled when a march dedicated to
the Gwangju Massacre victims was sung in the commemoration ceremony.
Kamis, 17 Mei 2007 | 17:26 WIB
Shell Luncurkan Carbon and Energy Management
TEMPO Interaktif, Jakarta: Shell Global Solutions meluncurkan program Carbon and Energy Management untuk Asia Pasific pada Senin lalu. Peluncuran yang dilaksanakan pada 'Asia Pasific Media Technology Day 2007' itu dilakukan oleh Presiden Shell Technology India Bob Frith dan Oscar Pieper, Regional Discipline Leader Carbon and Energy Management Shell Global Solutions.
Frith menjelaskan, menurut International Energy Agency kebutuhan energi meningkat 50 persen pada 30 tahun pertama abad ini. “Kemampuan untuk mengelola CO2 (karbondioksida) menjadi prioritas bagi perkembangan bisnis kami di masa depan,” katanya membuka 'Asia Pasific Media Technology Day 2007' di Hotel Meritus Mandarin, Singapura.
'Asia Pasific Media Technology Day 2007' adalah program untuk memasyarakatkan dan mepromosikan teknologi dan inovasi yang dikembangkan oleh Shell Global Solutions, kelompok usaha perusahaan minyak Shell
Menurut Piepers, pada kurun waktu 1744-1992, karbondiaoksida di udara secara signifikan meningkat pesat sejak 1900. Pada 1998 mulai dikembangkan teknologi untuk mengelola energi berikut karbondiaksida yang dihasilkannya.
Shell mengembangkan teknologi hemat energi, gas dari batubara, dan energi alternatif. Shell Global Solutions menciptakan heat exchanger merek Embaffle yang bisa menghemat pemakaian bahan bakar pada industri sehingga mengirit 30 persen dari biaya produksi.
Tan Teng Hai, pemimpin Shell Global Solutions Malaysia, mengatakan Shell membelanjakan sebagian keuntungan untuk mengembangkan proyek-proyek engeri ramah lingkungan. “Tahun lalu, kami meningkatkan belanja untuk riset dan pengembangan sebesar 50 persen,” ucapnya.
Jobpie Sugiharto