ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
Senin, 14 Mei 2007 | 19:22 WIB
Warga Resah Pembayaran Lahannya
TEMPO Interaktif, Jakarta: Warga Pondok Bambu, Jakarta Timur mulai resah karena tanah mereka yang akan dijadikan lahan Banjir Kanal Timur (BKT) belum dibayar hingga kemarin. Padahal tembok pembatas rumah warga dengan galian proyek sudah banyak yang roboh. Nani Purwati, warga Jalan Sawah Barat Dalam I RT02/RW06, Pondok Bambu, Jakarta Timur, mengatakan pagar pembatas rumahnya sudah roboh sejak pertengahan Februari lalu. Sementara Madjid Susilo, 51 tahun, warga lainnya, mengatakan pagar yang roboh menyebabkan keamanan rumahnya tidak terjamin. "Saya sampai tidak berani pulang kampung," ujarnya, Senin (14/5). Menurut warga hingga saat ini belum ada kabar mengenai kapan pembayaran akan dilakukan oleh Pemerintah Kotamadya Jakarta Timur. Sementara Walikota Jakarta Timur Koesnan Halim mengatakan dana pembebasan lahan BKT sudah berada di tingkat propinsi. Namun belum turun ke tingkat wilayah khususnya di Suku Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Timur. Cheta Nilawaty

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.