ENGLISH
| Saturday, 25 May 2013 |
INDONESIA
Friday, 24 May 2013 | 21:52
OPM Coordinator of the National Defense Military, Lambert
Pekikir, stated that voicing protests to the U.K. for supporting
OPM would be meaningless.
Friday, 24 May 2013 | 21:38
The prosecutors charged Brig. Wijaya, the suspect that sparked
the attack and arson on the OKU Police Department, with second
degree murder.
Kamis, 03 Mei 2007 | 07:55 WIB
Menag : Memang Ada Perintah Untuk Berada Di Jakarta
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Agama Maftuh Basyuni mengatakan bahwa dia juga telah mendapatkan perintah untuk berada di Jakarta selama seminggu kedepan. “Perintah itu disampaikan kepada saya melalui Pak Sudi Silalahi,” kata Maftuh saat dihubungi Tempo, Kamis pagi (3/5). Menurut Maftuh larangan itu bukanlah harga mati, artinya jika memang ada tugas yang mengharuskannya keluar kota dia bisa meminta izin. “Ya kalau memang ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan saya akan meminta izin,” ucapnya. Hanya saja dia tidak bisa memastikan apakah izin itu akan diberikan atau tidak. Perintah untuk tetap berada di Jakarta ini kata Maftuh tidak dibarengi dengan informasi tentang jadwal resufle kabinet. “Kalau soal resuffle saya tidak tahu kapan, instruksinya hanya agar berada di Jakarta begitu saja,” ucap Maftuh. Lebih lanjut tentang hal itu Maftuh menyarankan agar tanya saja pada presiden. Karena bagi Maftuh, resufle hanyalah masalah menunggu kabar. “Ya ada dua kemungkian, kabar tidak mengenakkan dan kabar mengenakkan. Saya hanya menunggu saja,” ucapnya. Titis Setianingtyas

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.