Wednesday, 22 May 2013 | 16:39

The country's inability to produce its own heavy machinery has
resulted in high rate of imported machinery.
Wednesday, 22 May 2013 | 16:30

Liang Chiu Sia promised an all-out game against China in
Sudirman Cup quarterfinal, after crushed 5-0 in the
qualification round
Rabu, 21 Maret 2007 | 15:37 WIB
Presiden: Cepu Berproduksi Akhir 2008
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta ladang minyak di blok Cepu segera berproduksi pada akhir 2008. "Secara bertahap kami harapkan akan mampu menghasilkan tambahan produksi sebesar 300 ribu barel per hari," ujarnya saat meresmikan sejumlah proyek energi di Desa Cidahu, Subang, Jawa Barat, Rabu (21/3).
Yudhoyono mengatakan, tambahan produksi blok Cepu akan menambal kekurangan kebutuhan bahan bakar minyak(BBM) dalam negeri. Kebutuhan minyak mencapai 1,3 juta barel per hari. Saat ini, produksi minyak nasional kurang dari satu juta barel per hari.
Pemerintah, kata dia, mentargetkan produksi minyak pada 2010 naik 30 persen. Dia optimis target itu akan terpenuhi. "Minyak mempunyai keterbatasan untuk peningkatan produksi, tapi gas bumi memiliki slot atau ruang lebih luas untuk ditingkatkan," ujarnya.
Saat ini, produksi gas bumi mencapai 8-9 juta kaki kubik per hari. Lebih dari setengahnya dipasarkan ke luar negeri. Pada 2010, target produksi gas bumi 10 juta kaki kubik per hari. Produksi gas ditargetkan 15 juta kaki kubik pada 2025. Pasokan gas ini akan diutamakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Boediono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari Soemarno dan Direktur Utama PLN Eddie Widiono yang masih berstatus tersangka kasus korupsi pembangkit Borang.
SUTARTO