ENGLISH
| Wednesday, 19 June 2013 |
INDONESIA
Wednesday, 19 June 2013 | 09:13
The National Police deploys a team to Ternate and Jambi to investigate the clash

that broke between protesters and the police during anti-fuel price hike protests.
Wednesday, 19 June 2013 | 08:32
This art exhibition is aimed at raising environmental awareness

from a new perspective.
Rabu, 21 Maret 2007 | 14:11 WIB
Wapres Ingatkan Perguruan Swasta Tidak Terlalu Komersil
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan perguruan swasta agar tidak mengutamakan unsur komersial dalam pengelolaan sekolah. Unsur-unsur komersial harus diimbangi dengan manajemen sekolah yang profesional dan baik untuk kemajuan pendidikan itu sendiri. "Asal jangan terlalu jauh unsur komersial tersebut sehingga melupakan unsur-unsur esensi pokok pendidikan itu sendiri," kata Kalla dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Kerja Nasional I Badan Musyawarah Perguruan Swasta di Istana Wapres, Rabu. Ia meminta perguruan swasta ikut menjaga agar pendidikan tetap berjalan dalam koridor upaya mencerdaskan dan memakmurkan bangsa. Pemerintah dan DPR, kata Kalla, telah membuat aturan yang jelas tentang pengelolaan sekolah agar ada perbedaan koridor antara pendidikan dengan kegiatan-kegiatan yang lain. "Saya kira kita semua tidak punya motif mencari keuntungan. Motifnya adalah amal saleh meningkatkan mutu pendidikan sehingga anak punya masa depan baik," ujarnya. Oktamandjaya Wiguna

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.