Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Selasa, 20 Maret 2007 | 14:54 WIB
Massa PDIP Kepung KPUD Bekasi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kantor panitia pemilihan umum daerah (KPUD) didatangi massa dari pendukung lima kandidat pasangan bupati dan wakil bupati Bekasi yang kalah dalam pemilihan kepala daerah.
Sejak pukul 11.00 WIB, Selasa (20/3), massa demonstrasi di depan kantor KPUD. Aparat kepolisian menahan mereka ketika massa memaksa menerobos pintu gerbang kantor itu hingga terjadi aksi dorong-dorongan.
Supriyadi, pendukung kandidat Memet Rochamat-Jejen Sayuti usungan PDI Perjuangan menyatakan pemilihan pada 11 Maret lalu tidak sah. Ada penggelembungan suara atas kemenangan kandidat dari Partai Keadilan Sejahtera Sa'dudin - Darip Mulyana. "Di sembilan kecamatan," kata Supriyadi.
Oleh karena itu, Supriyadi menuntut KPUD membatalkan hasil penghitungan pemilihan dan melakukan pemilihan ulang. Sayangnya, tak satupun pengurus ditemui di kantor KPUD, kecuali petugas keamanan. Kepala Keamanan KPUD, Ajun Komisaris Malem Rahwanto, menyatakan pengurus KPUD tidak ada di tempat.
Massa kemudian meninggalkan kantor tersebut dan melanjutkan konvoi ke Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Rombongan Supriyadi akan mendesak DPRD bertindak tegas terhadap KPUD.
Siswanto