ENGLISH
| Friday, 24 May 2013 |
INDONESIA
Friday, 24 May 2013 | 21:52
OPM Coordinator of the National Defense Military, Lambert
Pekikir, stated that voicing protests to the U.K. for supporting
OPM would be meaningless.
Friday, 24 May 2013 | 21:38
The prosecutors charged Brig. Wijaya, the suspect that sparked
the attack and arson on the OKU Police Department, with second
degree murder.
Minggu, 11 Maret 2007 | 13:13 WIB
Plaza Atrium Diancam Bom
TEMPO Interaktif, Jakarta: Peneror bom terus beraksi. Setelah meneror lima lokasi di Jakarta Jumat lalu, Kemarin malam, giliran Plaza Atrium Senen diancam bom. Tim Gegana Polda Metro Jaya yang menyisir lokasi tersebut tak menemukan bom di sana. Ancaman tersebut dikirim ke SMS 1717 Polda Metro Jaya oleh nomor 081389783862 pada Pukul 21.04 WIB. Bunyi teror tersebut adalah; "Nama saya Bramanto. Saya tidak takut polisi kalau mau ngirit pulsa telepon ke rumah nomor. 021 85902690." Selain ancaman melalui SMS, peneror juga mengancam melalui telepon pada pukul 21.17. malam. Peneror itu mengatakan, "Di Atrium ada bom." Dua unit tim Gegana Polda Metro Jaya yang menyisir lokasi hingga Pukul 22.15 WIB. tidak menemukan benda-benda yang mencurigakan. Hingga siang hari ini, SMS 1717 belum menerima ancaman bom baru. "SMS-nya sedang mengalami gangguan," kata seorang petugas di Traffic Management Centre (TMC). Sebelumnya, ancaman serupa diterima SMS 1717. Peneror mengancam akan meledakkan bom di Dunia Fantasi, Bank Indonesia, Kedutaan Besar Amerika, dan Monumen Nasional. Indriani Dyah S

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.