ENGLISH
| Saturday, 25 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 06:20
This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between

Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being

initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Jum'at, 02 Maret 2007 | 15:42 WIB
Sofyan Djalil: Sistem Pendidikan Harus di Reformasi
TEMPO Interaktif, Batam:Menteri Komunikasi dan Informasi, Sofyan Djalil menilai sistem pendidikan selama ini keliru karena lebih mementingkan intelektualitas dibanding pembentukan karakter. Akibatnya, tercipta anak didik yang tinggi hati, tak mau dikritik, dan besar kepala. "Jadi sistem pendidikan harus direformasi," kata Sofyan menjawab Tempo usai membuka Musyawarah Nasional Keluarga Besar Pemuda Islam Indonesia di Batam, Jum'at. Ia mencontohkan, banyak siswa semasa sekolah di tingkat sekolah dasar dan lanjutan menempati ranking terbaik di sekolahnya, tapi setelah terjun ke dunia realitas banyak yang sulit mencari pekerjaan dan hanya berharap menjadi pegawai negeri. Celakanya, kenaikan pangkat diukur dari tingkat pendidikan, tanpa menilai nilai tambah seseorang. Padahal, nilai tambah ini hanya ada pada orang memiliki karakter yang baik. Pendidikan selama ini mengibaratkan siswa sebagai tong yang harus diisi dan dijejali bermacam pelajaran. Akibatnya, siswa menderita panyakit maag, karena lebih mengarah pada sistem menghapal, bila tidak hapal siswa menjadi stres. Padahal, siswa itu ibarat lubang gas, dan pendidik hanya sebagai pemantik api agar siswa itu bersemangat, berkembang dan membesar sesuai alurnya. Rumbadi Dalle

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.