ENGLISH
| Friday, 24 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 19:41
The Vice President stated that in relation to the implementation
of AEC, national banking industry must be a host in its own
country.
Thursday, 23 May 2013 | 19:25
PKS claimed that individual statement does not represents the
party's voice.
Kamis, 01 Maret 2007 | 04:16 WIB
Hasil Proper Hitam, Perusahaan Tambang Harus Tutup
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan pertambangan yang mendapatkan peringkat hitam dari tim Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) Kementerian Lingkungan Hidup harus ditutup. Direktur Teknik Lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Witoro S. mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan keras kepada perusahaan yang mendapat penilaian hitam. "Jika perusahaannya tidak bisa diperbaiki lagi, akan ditindak," katanya kemarin. Kementerian Lingkungan Hidup seharusnya sudah mengumumkan hasil Proper perusahaan-perusahaan dari sisi lingkungan pada Januari lalu. Namun, Kementerian Lingkungan Hidup menundanya hingga kini. Witoro mengatakan pemerintah harus berhati-hati dalam mengumumkan hasil Proper perusahaan. "Karena akan berpengaruh pada investasi dan pembentukan citra," katanya. Dia menjelaskan, jika ada perusahaan yang mendapatkan penilaian hitam, tanpa ditutup pemerintah, perusahaan tersebut akan tutup dengan sendirinya. "Mana yang bisa diperbaiki, kami perbaiki. Kalau memang perilakunya tidak bagus, tidak bisa diperbaiki, ya, ditutup saja," ujarnya. NIEKE INDRIETTA

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.