Friday, 24 May 2013 | 21:52

OPM Coordinator of the National Defense Military, Lambert
Pekikir, stated that voicing protests to the U.K. for supporting
OPM would be meaningless.
Friday, 24 May 2013 | 21:38

The prosecutors charged Brig. Wijaya, the suspect that sparked
the attack and arson on the OKU Police Department, with second
degree murder.
Kamis, 01 Maret 2007 | 21:18 WIB
Penyidikan Kasus Korupsi Sidik Jari Dilanjutkan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiekurrahman Ruki mengatakan, kasus dugaan korupsi pengadaan alat pendeteksi sidik jari di Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia tetap dilakukan.
Penyidikan ini tidak terpengaruh oleh perkembangan yang terjadi belakangan ini. Menurut Ruki, kemungkinan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, terutama yang terkait dengan kasus ini, akan terus berlangsung.
Namun, dia tidak menjelaskan siapa saja yang
akan diperiksa. Itu tergantung kebutuhan penyidik.
"Saya tidak ikut campur," ujarnya hari ini.
Ketika ditanya soal pemeriksaan Sekretaris Jendral
Departemen Hukum dan Hak Azasi Manusia Zulkarnain,
Ruki mengaku kalau KPK sudah menyidiknya pekan lalu.
Apakah dia akan diperiksa lagi? Itu tergantung
penyidik masih perlu atau tidak. Ruki menambahkan, KPK biasanya membuat standardisasi penyidikan harus selesai sejak tersangka ditetapkan.
Raden Rachmadi