ENGLISH
| Monday, 20 May 2013 |
INDONESIA
Kamis, 15 Februari 2007 | 21:17 WIB
DKI Buka Lahan Baru Untuk Sampah Banjir
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka lahan baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, untuk menampung sampah dan lumpur sisa banjir. "Lokasi baru itu seluas 2,1 hektare itu terletak di zona kepala burung dan bisa menampung sampah hingga 1.000 ton per hari," ujar Unu Nurdin, Kepala Subdinas Pengendalian Kebersihan Dinas Kebersihan DKI Jakarta. Menurut dia, pascabanjir, Jakarta menghasilkan sampah dan lumpur sebanyak 1.140 ton per hari. Untuk itu, Dinas Kebersihan juga mengefektifkan 130 lokasi penampungan sampah sementara sebelum ke TPA Bantar Gebang. Antara lain di Cakung Cilincing, Jakarta Timur, luas lahannya 5 hektare dan di Sunter Jakarta Utara luas lahannya 8 hektare. Kedua lokasi itu bisa menampung antara 1000-1500 ton Anggota Komisi D (Pembangunan) DPRD DKI Denny Taloga, akan memanggil Dinas Kebersihan DKI untuk mempertanyakan pembukaan lahan itu. "Apakah pembukaan lahan baru itu efektif. Jangan-jangan hanya buang-buang uang saja,” kata Denny. Tahun ini Dinas Kebersihan mendapat anggaran sebanyak Rp 700 miliar atau meningkat Rp 100 miliar dibanding tahun lalu. Yudha Setiawan

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.