Monday, 20 May 2013 | 13:33

Indonesian badminton team prepared to face the matches ahead in
Sudirman Cup 2013.
Monday, 20 May 2013 | 08:33

To keep with the oil-to-gas fuel conversion program, the government is planning to
build 73 CNG stations, working with PGN and Pertamina.
Kamis, 01 Februari 2007 | 17:49 WIB
PMI Bekasi Kehabisan Trombosit
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Palang Merah Indonesia Cabang Kabupaten Bekasi mengaku kehabisan persediaan trombosit darah. Sampai hari ini, unit transfusi daerah itu masih mencari pendonor untuk memenuhi persediaan darah.
"Semua golongan darah telah habis. Karena, kita harus proaktif mencari pendonor," kata Sri petugas paramedis PMI Cabang Bekasi. Menurut Sri, program jemput bola itu untuk memenuhi stok darah di PMI, karena permintaan meningkat. Tak hanya rumah sakit di Bekasi yang meminta trombosit ke PMI Bekasi, sejumlah rumah sakit di Karawang juga memesan trombosit.
Tamsir, petugas paramedis lainnya mengatakan, pihaknya baru saja mengambil donor darah di PT Abadi Barindo Autotech Kawasan Industri MM 2100 di Kecamatan Cibitung. Dari sana, petugas mendapat tambahan stok darah 90 kantong.
Kepala Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan, Anne Nurchandrani, mengatakan Pemerintah Kota Bekasi belum menetapkan kejadian luar biasa (KLB). Status KLB bisa ditetapkan, kata Anne, jika jumlah kasus DBD tahun ini pada bulan yang sama mengingkat hingga dua kali lipat. Data Januari tahun lalu sebanyak 294 kasus, sedangkan Januari tahun ini 128 kasus.
Siswanto