Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Selasa, 30 Januari 2007 | 18:48 WIB
Pengungsi Afganistan Harus Dipulangkan
TEMPO Interaktif, Brussels:Perdana Menteri Pakistan Shaukat Aziz menyeru kepada Uni Eropa hari ini di Brussels, Belgia agar membantu pemulangan sekitar 3 juta pengungsi Afganistan yang berserak di negerinya. Langkah itu bakal menjernihkan Pakistan dari tuduhan dipersalahkan atas serangan-serangan ekstremis di wilayah perbatasan.
Aziz menyebut pemerintahnya berencana melarang gerakan warga melintas perbatasan untuk mencegah para militan dari Afganistan yang menyusup ke Pakistan. Langkah itu termasuk pembangunan pagar sepanjang 2700 kilometer yang menembus pegunungan dan padang pasir dan lokasi-lokasi demarkasi yang bertumpang tindih dengan pelosok kedua negara.
Sejauh ini Pakistan telah menerjunkan sekitar 80 ribu tentaranya di perbatasan dengan Afganistan untuk menjejaki pergerakan militan dari bagian utara. Aziz juga menyebut kamp pengungsi sekitar perbatasan sebagai "surga" pelatihan orang-orang yang bisa meengancam keamanan Pakistan. AP/dwi arjanto