ENGLISH
| Thursday, 20 June 2013 |
INDONESIA
Thursday, 20 June 2013 | 02:05
Hundreds of people were killed and thousands displaced after heavy rains ravaged
the states of northern India.
Thursday, 20 June 2013 | 02:03
A Chinese former Communist Party official was sentenced to death for raping
underage girls.
Kamis, 28 Desember 2006 | 14:54 WIB
Sisa Dana Bencana 2006 Bisa Langsung Digunakan Untuk Aceh
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan menggunakan dana bencana sisa tahun anggaran 2006 sebesar Rp 500 miliar untuk upaya tanggap awal darurat bencana alam terutama di Aceh dan Sumatera Utara. Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) paskah Suzetta penggunaan dana tersebut langsung bisa digunakan untuk penanganan bencana tanpa harus melalui persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Tetapi kebutuhan persisnya saya belum tahu, dana ini hanya untuk awal saja" kata dia di Departemen Keuangan, Kamis (29/12). Dana ini, kata Paskah, masih bisa digunakan sebelum tutup buku pada 31 Desember 2006. Sedangkan dana penanggulangan lanjutan sudah tersedia anggarannya pada dana contingency bencana APBN 2007 sebesar Rp 3,1 triliun. Dana ini bisa digunakan mulai tanggal 2 Januari. "Saat ini kami sedang melakukan assesment kebutuhannya, setelah itu bisa langsung digunakan" kata dia. Dana tersebut nantinya, kata dia, sebagian akan digunakan untuk tanggap darurat lanjutan, perbaikan infrastruktur, perumahan , dan berbagai hal termasuk juga menggerakan perekonomian di masyarakat terutama di Aceh dan Sumatera Utara yang terkena bencana banjir. "Sebagian untuk wilayah lain dan antisipasi kalau ada bencana lagi," katanya. Paskah mengatakan pemerintah tetap akan berupaya mengantisipasi pengaruh bencana alam di berbagai daerah terhadap inflasi. Pemenuhan stok kebutuhan hidup masyarakat terutama di wilayah bencana akan terus dijaga terutama masalah stok beras. "Ini bisa memacu kemiskinan jika labil apalagi di daerah bencana," katanya. Anton Aprianto

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.