Tuesday, 21 May 2013 | 07:30

Kalbe Farma decides to cancel the 3.9 billion treasury shares, equivalent to 7.7
percent of the company's paid-up capital.
Tuesday, 21 May 2013 | 06:16

Labor activists regret the unratified ILO convention on safety concerns that could
have minized the number of casualties in the Freeport mine collapse
Jum'at, 22 Desember 2006 | 21:30 WIB
Bom Natal Ancam Gereja Indonesia
TEMPO Interaktif, Adelaide: Australia hari ini menyatakan telah mendapat informasi tentang kemungkinan serangan teror di Indonesia pada Natal tahun ini dan memperingatkan bahwa gereja-gereja akan jadi sasarannya.
"Kami benar-benar punya informasi tentang kemungkinan serangan teroris tertentu," kata Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer.
"Serangan pernah terjadi di masa lalu, khususnya terhadap gereja-gereja dan lembaga keagamaan lain, selama Natal," katanya. "Maka, adalah penting bahwa orang-orang Australia di Indonesia dan berencana ke sana untuk memperhatikan hal ini."
Pihak keamanan Indonesia belum menemukan adanya tanda-tanda serangan itu. "Namun, bukan berarti kami akan menyantaikan penjagaan," kata juru bicara Kepolisian Republik Indonesia Sisno Abiwinoto.
Sekitar 18 ribu polisi dan tentara Indonesia diterjunkan untuk mengamankan gereja, masjid dan tempat-tempat umum di Jakarta selama perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung.
AFP | AP | KURNIAWAN