ENGLISH
| Saturday, 25 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Friday, 24 May 2013 | 21:52
OPM Coordinator of the National Defense Military, Lambert
Pekikir, stated that voicing protests to the U.K. for supporting
OPM would be meaningless.
Rabu, 20 Desember 2006 | 14:38 WIB
Korban Gusuran Minta Ganti Rugi
TEMPO Interaktif, Jakarta: Korban penggusuran proyek rel empat jalur di Kota Bekasi minta ganti rugi."Kalau bisa, pemerintah ngasih ganti rugi, karena kalau dibongkar gini, kami perlu biaya," kata Nana Suryana,di lokasi penggusuran, Rabu (20/12). Nana, warga Kampung Rawa Bebek RT 12/8, Kota Baru, Bekasi ini mengaku belum mendapat ganti rugi. Warga lainnya, Ibu Rohim, pun belum mendapat ganti rugi."Mestinya, ada ganti rugi karena untuk cari kontrakan lagi perlu biaya," kata Ibu Rohim, warga Kampung Pengasinan, Kelurahan Bintara 8 RT 1/3, Bekasi. Berry Suryana, petugas proyek rel empat jalur dari Departemen Perhubungan, mengatakan pemerintah sudah memberikan kompensasi bangunan sesuai Surat Keputusan Wali Kota Bekasi. "Nilainya sesuai harga standar bangunan di Pemda (pemerintah daerah) Kota Bekasi. Ya, nilainya sesuai kondisi bangunan, ada yang Rp 1 juta," katanya. Siswanto

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.