Thursday, 23 May 2013 | 19:41

The Vice President stated that in relation to the implementation
of AEC, national banking industry must be a host in its own
country.
Thursday, 23 May 2013 | 19:25

PKS claimed that individual statement does not represents the
party's voice.
Sabtu, 09 Desember 2006 | 11:57 WIB
Penundaan KTT ASEAN Dipertanyakan
TEMPO Interaktif, Cebu:Menteri-menteri Asia meninggalkan Filipina hari ini dibayangi pertanyaan penyebab penundaan pertemuan regional ASEAN (ASEAN Summit). Kekhawatiran atas badai dan kemungkinan serangan teror diduga menjadi alasan penundaaan pertemuan.
Sumber di Kementerian Luar Negeri Filipina mengatakan kekhawatiran atas kemungkinan teror terhadap Cebu, pulau tempat peristirahatan yang populer bagi turis-turis Barat, yang akan menjadi tempat pertemuan, menjadi faktor utama keputusan penundaan kemarin.
Penundaan hingga Januari diumumkan satu hari setelah beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, mengeluarkan peringatan kemungkinan ancaman teroris di Cebu. Australia mengatakan rencana serangan itu memasuki "tahap akhir".
16 presiden atau perdana menteri dijadwalkan hadir di Cebu dalam KTT ASEAN dan Pertemuan Asia Timur, pada 10-14 Desember, sebelum panitia membatalkan KTT pada menit-menit terakhir.
Kemarin rencana pertemuan menteri-menteri luar negeri dari ASEAN, Cina, Jepang dan Korea Selatan juga dibatalkan.
Pejabat-pejabat Filipina mengatakan kekhawatirannya atas badai Pasifik yang berubah menjadi topan pagi ini, namun juga diakui pengawas cuaca tidak merekomendasikan penundaan pertemuan.
Sementara sumber di Kementerian Luar Negeri Filipina mengatakan, "Ancaman teroris menjadi salah satu alasan penundaan pertemuan."
AFP/Erwin