Tuesday, 21 May 2013 | 18:40

South Sulawesi is expecting to see an increase of domestic
tourist visits in 2013.
Tuesday, 21 May 2013 | 18:17

Indonesian textile export value to improve this year, reaching
1.8 percent of world market
Senin, 13 November 2006 | 13:13 WIB
Motivasi Peledakan di Restoran A&W Hanya Sensasi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Adang Firman mengatakan hasil interogasi Muhamad Nuh alias Kholid tersangka tunggal kasus peledakan bom dalam Restoran A&W di Plaza Kramat Jati Indah, Jakarta Timur, hanya mencari sensasi.
Kepada polisi Nuh mengaku hidupnya sudah tidak ada artinya atau tidak berguna lagi. Nuh sudah lama ingin bunuh diri. Nuh mengatakan bunuh diri dengan cara biasa itu tidak keren. "Motifnya sensasi," ujar Adang setelah
melaporkan peristiwa eledakan itu kepada Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto tadi pagi.
Adang menjelaskan, Nuh merakit sendiri bom dan dia mengaku tidak mempunyai hubungan dengan jaringan teroris pimpinan Noor Din M. Top maupun jaringan lain. Nuh mendapatkan kemampuan merakit bom dari media massa dan pernah belajar di Sekolah Teknik Menengah jurusan lisrik.
Meski demikian, menurut Adang, polisi tetap akan mendalami semua keterangan dari Nuh, dan kemungkinan keterkaitannya dengan kelompok jaringan teroris di Indonesia.
ERWIN DARYANTO