ENGLISH
| Tuesday, 21 May 2013 |
INDONESIA
Senin, 13 November 2006 | 13:13 WIB
Motivasi Peledakan di Restoran A&W Hanya Sensasi
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Adang Firman mengatakan hasil interogasi Muhamad Nuh alias Kholid tersangka tunggal kasus peledakan bom dalam Restoran A&W di Plaza Kramat Jati Indah, Jakarta Timur, hanya mencari sensasi. Kepada polisi Nuh mengaku hidupnya sudah tidak ada artinya atau tidak berguna lagi. Nuh sudah lama ingin bunuh diri. Nuh mengatakan bunuh diri dengan cara biasa itu tidak keren. "Motifnya sensasi," ujar Adang setelah melaporkan peristiwa eledakan itu kepada Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto tadi pagi. Adang menjelaskan, Nuh merakit sendiri bom dan dia mengaku tidak mempunyai hubungan dengan jaringan teroris pimpinan Noor Din M. Top maupun jaringan lain. Nuh mendapatkan kemampuan merakit bom dari media massa dan pernah belajar di Sekolah Teknik Menengah jurusan lisrik. Meski demikian, menurut Adang, polisi tetap akan mendalami semua keterangan dari Nuh, dan kemungkinan keterkaitannya dengan kelompok jaringan teroris di Indonesia. ERWIN DARYANTO

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.