ENGLISH
| Sunday, 26 May 2013 |
INDONESIA
Saturday, 25 May 2013 | 06:20
This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between

Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being

initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26
Tourism villages still lack facilities and infrastructure and

have difficulties asking for aid from the government.
Kamis, 02 November 2006 | 18:26 WIB
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri
TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi membekuk komplotan pencuri dengan kekerasan yang biasa beroperasi di perempatan Grogol kemarin. Mereka adalah Agung (17), Mardianto (20), Fahrul (33), dan Ahmad Yani (40). Polisi menangkap keempat pelaku berdasarkan informasi warga. Keempatnya adalah pengangguran yang seringkali terlihat berkeliaran di bawah jembatan layang Grogol. Biasanya, mereka beraksi di sekitar perempatan Grogol, Tomang, Tubagus Angke dan Borobudur Raya. Senjata mereka adalah sebilah golok dan mengendarai sepeda motor. Korbannya adalah warga yang lengah saat membawa tas, lalu mengancamnya dengan golok itu. Salah seorang pelaku, Mardianto, sempat dihajar warga hingga babak belur karena kedapatan menjambret tas hitam di kolong jembatan layang Grogol, akhir bulan lalu. Dari informasi Mardianto, polisi berhasil menangkap kawanannya. Polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa sebuah sepeda motor bernomor polisi 6826 BHF, dua buah tas, golok, dan dua buah dompet. Tersangka kini dipenjara di Polsek Metro Tanjung Duren. NININ PRIMA DAMAYANTI

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.