ENGLISH
| Wednesday, 22 May 2013 |
INDONESIA
Jum'at, 13 Oktober 2006 | 15:07 WIB
Kalla Doakan Nobel Jatuh Ke Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut mendoakan agar hadiah Nobel Perdamaian yang akan diumumkan malam nanti jatuh ke Indonesia. "Kita berdoa, Indonesia dalam hal ini Kepala Negara mendapat penghargaan itu," kata Kalla kepada wartawan usai salat Jumat di kantor wakil presiden. Jika nobel perdamaian itu jatuh kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata dia, itu merupakan penghargaan untuk seluruh bangsa. Penghargaan itu, menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang cinta damai dan melaksanakan perdamaian dengan sepenuh hati. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dicalonkan menjadi salah satu calon penerima nobel tahun ini. Presiden dianggap berjasa dalam mewujudkan perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka dengan Indonesia. Calon lain yang disebut-sebut pantas menerima penghargaan itu tahun ini adalah Marti Ahtisaari, mantan Presiden Finlandia yang menjadi fasilitator perundingan Indonesia dan GAM. Ditanya kemungkinan dirinya yang memenangkan Nobel itu, Kalla menepisnya. "Saya kan tidak pernah ada yang mencalonkan," ujarnya. Sutarto

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.