Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Minggu, 01 Oktober 2006 | 18:32 WIB
200 Lokomotif Kereta Api Akan Diremajakan
TEMPO Interaktif, Jakarta: General Electric (GE) siapkan dana US$ 400 juta atau sekitar Rp 3, 6 triliun untuk meremajaan 200 lokomotif milik PT Kereta Api. Menteri Perhubungan Hatta Radjasa mengatakan, saat ini Indonesia memiliki sekitar 225 lokomotif.
Namun, kata dia, 50 persen di antara lokomotif itu telah berusia lebih dari 30 tahun. “Jadi perlu diretrovit (peremajaan), kalau tidak bisa (retrovit) lokomotif itu akan diganti dengan yang baru,” kata Hatta di Jakarta, akhir pekan kemarin.
Hatta menjelaskan peremajaan itu akan berlangsung dalam kurun waktu 10 tahun dan bekerja sama dengan PT Industri Kereta Api (INKA). Biaya yang dibutuhkan untuk meremajakan setiap lokomotif US$1,8 - 2 juta dengan menggunakan skema soft loan.
Eko Nopiansyah