ENGLISH
| Friday, 24 May 2013 |
INDONESIA
Friday, 24 May 2013 | 17:24
The Audit Agency submits its findings to KPK to be followed up
and investigated.
Friday, 24 May 2013 | 17:13
Jakarta governor Joko Widodo said his administration will take
over unproductive assets owned by the Jakarta province including
offices and sub-district head residences that are not used.
Minggu, 01 Oktober 2006 | 15:36 WIB
Lima Orang Diminta keterangan Seputar Dokumen Bocor
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penyelidik Pusat Polisi Militer Angkatan Darat memeriksa secara intensif anggota TNI yang diduga sebagai pembocor, dan sedikitnya lima orang sebagai saksi dalam kasus dokumen yang bocor ke tangan para anggota legislator. “Penyelidikan masih terus dilakukan,"kata Komandan Pusat Polisi Militer Mayor Jenderal Hendardji Soepandji usai upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Lubang Buaya, Ahad (1/10). "Baru satu saja (yang menjadi tersangka) tetapi lebih dari lima orang sudah diminta keterangan.” Menurut Hendardji, penyidik meminta keterangan kepada siapa saja yang dinilai tahu prihal dokumen yang bocor. Namun Hendardji menolak menyebutkan siapa yang telah memberi keterangan, termasuk status satu anggota TNI berpangkat jenderal berbintang satu yang diduga ikut membocorkan dokumen TNI. Dokumen TNI tersebut merupakan data jual beli senjata senilai US$ 209,2 ribu, yang juga menyebutkan kerjasama antara Staf Angkatan Darat yang diwakili Asisten Logistik KASAD dan rekanan CV Adian Nalombok. Meskipun CV Adian Nalombok membantah berbisnis senjata. Sejumlah anggota legislator mempertanyakan keberadaan dokumen ini. Dian Yuliastuti

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.