English Version
ENGLISH
| Saturday, 20 December 2014 |
Indonesia Version
INDONESIA
Facebook
Twitter
Saturday, 20 December 2014 | 18:32
Atletico to Meet Madrid in Round 16 Atletico Madrid was held in draw by L'Hospitalitet in the second
leg of Copa Del Rey big 32 round in Vincente Calderon.
Saturday, 20 December 2014 | 16:56
Samsung to Stop ChatOn Service Next Year Samsung finally announced shut down for the service by February
1st next year.
Senin, 26 Desember 2005 | 14:50 WIB
398 Jemaah Haji Khusus Terancam Gagal ke Tanah Suci
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 398 jamaah haji yang menggunakan Biaya Peyelanggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus terancam batal berangkat. Hingga kini, mereka belum memiliki visa dari Kedutaan Besar Arab Saudi. Hal ini karena perusahaan penyelenggara belum menyerahkan barkode ke Departemen Agama, syarat untuk pengajuan visa. "Kemungkinan mereka tidak diberangkatkan," kata Zakaria Ansar, direktur Pelayanan Haji dan Umrah, di Jakarta, (26/12). Zakaria menambahkan, kedutaan Arab Saudi memberikan batas waktu hingga Selasa (27/12) bagi para jamaah haji untuk menyerahkan barkode ke Departemen Agama. "Sekarang kami tunggu, kalau sudah ada, kami langsung mengurus (visa) ke kedutaan," kata Zakaria. Barkode adalah semacam dokumen yang membuktikan perusahaan penyelengara ibadah haji khusus telah menyelesaikan segala urusan pembiayaan, termasuk pemondokan dan fasilitas lainnya bagi jemaah haji selama di Arab Saudi. Dari data yang diperoleh dari direktorat penyelenggara haji dan umrah, lima perusahaan yang belum menyerahkan barkode adalah PT Bina Paksi Nusa (27 jamaah), PT Ziar Nida'ul harmain yang berkonsorsium dengan PT Nur'l Haromain (70 jamaah), PT Wisata Idaman yang berkonsorsium dengan PT Bali Agung dan PT Aurora (243 jamaah) PT Annatama Purna (46 jamaah), dan PT Pesona Muda Prima (12 jamaah). Terhadap hal ini Departemen Agama akan memberikan sanksi terhadap perusahan penyelengara yang belum menyerahkan barkode. "Sanksinya masih kami lihat-lihat dulu," ujar Zakaria. Maruli Ferdinand