Kamis, 27 Oktober 2005 | 21:21 WIB
Presiden Minta Anggaran Kepresidenan Dihitung Ulang
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta anggaran kepresidenan sebesar Rp 1,147 triliun untuk tahun 2006 yang telah diajukan dan dibahas di DPR, dihitung ulang. Presiden menganggap kenaikannya terlalu besar. Penghitungan ulang ini, menurut Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, supaya anggaran tersebut jelas peruntukannya.
Presiden sendiri, kata Andi, kaget mendengar anggaran kepresidenan yang telah diajukan itu. "Karena selama ini belum pernah dilapori, yang pernah dilapori adalah anggaran 2005," ujarnya usai acara buka puasa Presiden Yudhoyono dengan pimpinan lembaga tinggi negara, partai politik serta ormas di Istana Negara, Kamis (27/10) malam.
Presiden, kata Andi, belum dilaporkan secara detail untuk tiap pos-pos anggaran kepresidenan tahun 2006, dan juga kenaikannya dibandingkan anggaran tahun 2005. "Presiden kaget melihat angka (kenaikan) 57,7 persen itu, yang tidak pernah dilapori kepada beliau," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, anggaran kepresidenan sebesar Rp 1,147 triliun yang telah diajukan ke DPR ini mengalami kenaikan sebesar 57,7 persen dari anggaran tahun 2005 sebesar Rp 727 miliar.
Ditanya bagaimana dengan DPR yang akan membahasnya dalam rapat paripurna Jumat (28/10) esok, menurut Andi, itu urusan di DPR. Namun Psiden sendiri telah meminta kepada Menteri Keuangan untuk menjelaskan kepada presiden maupun kepada publik.
dimas adityo