ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 19:41
The Vice President stated that in relation to the implementation
of AEC, national banking industry must be a host in its own
country.
Thursday, 23 May 2013 | 19:25
PKS claimed that individual statement does not represents the
party's voice.
Jum'at, 21 Oktober 2005 | 16:54 WIB
Ratusan Gedung Sekolah di Jakarta Rusak
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sedikitnya 563 gedung sekolah tingkat dasar di 6 wilayah DKI Jakarta rusak, sehingga perlu segera direhab. Jumlah itu, berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta, terdiri dari 461 gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 102 gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Dari rincian tersebut, yang perlu direhab total sebanyak 98 gedung, rehab berat 298 gedung, rehab sedang 80 gedung, dan rehab ringan 87 gedung. Dari segi kewilayahan, jumlah gedung rusak terbanyak ada di Jakarta Selatan (141 gedung), Jakarta Barat (138), Jakarta Timur (118), Jakarta Utara (85), Jakarta Pusat (73), dan Kepulauan Seribu 8 gedung. Menurut Kepala Dinas Dikdas DKI, Sylviana Murni, secara umum kerusakan gedung-gedung tersebut akibat usia tua dan sering terkena banjir. Dari 2286 gedung SDN dan 288 SMP, 40 % diantaranya sudah berusia di atas 20 tahun, dan 20% diantaranya berada di lokasi rawan banjir. "Jadi gampang rusak," kata dia di kantornya, Jumat (21/10). Usulan rehabilitasi, lanjut Sylviana, sudah diajukan ke Bapeda (Badan Perencanaan Daerah) DKI Jakarta pada 25 Agustus 2005. "Anggarannya 125 miliar untuk tahun ini," jelasnya. Harun Mahbub

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.