Kamis, 20 Oktober 2005 | 16:39 WIB
Gerbang Tol Cikopo Dilalui 700 Ribu Kendaraan per Hari
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Jumlah kendaraan pada puncak arus mudik lebaran 2005, pada H-3 dan H-2, yang keluar melalui pintu gerbang tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, diperkirakan mencapai 700 ribu per hari. Jumlah ini tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah arus kendaraan harian yang rata-rata mencapai 25 ribu.
Mengantisipasi hal itu, menurut Tito Kariem, Kepala Cabang Jalan Tol Jakarta-Cikampek, mulai H-4, seluruh gerbang tol Cikopo hanya akan dipergunakan untuk
seluruh kendaraan yang keluar Jakarta. Kapasitas pintu keluar pun ditambah dari delapan menjadi 16 lokasi.
Khusus untuk bis, jelas Tito, akan diarahkan keluar melalui pintu gerbang Dawuan, lalu masuk jalan raya Cikampek, dan selanjutnya masuk melalui jalur utama Pantai Utara (Pantura) Sukamandi-Pamanukan-Cirebon. Jika terjadi kemacetan di Pantura, seluruh kendaraan akan dialihkan melalui jalur bebas hambatan tol Cipularang.
Pemudik yang menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, Madura dan Bali, bisa memilih pintu keluar melalui pintu gerbang tol Sadang, selanjutnya menyusuri jalur alternatif Sadang-Subang-Cikamurang-Cijelag-Tomo-Cirebon. Atau langsung keluar di pintu gerbang Pasteur dan Cileunyi Bandung. “Tinggal pilih jalur mana yang dianggap paling nyaman,” kata Tito.
Untuk kendaraan pribadi dan angkutan umum dari arah Cirebon menuju Jakarta, akan diarahkan masuk melalui jalur alternatif simpang Jomin-Mutiara-Cikopo lalu masuk ke kawasan industri Kota Bukit Indah, dan masuk melalui gerbang tol Dawuan menuju Jakarta.
Mulai H-7, PT Jasa Marga menyiapkan klinik gratis di kilometer 70 dan di gerbang tol Cikopo, serta menyiapkan lima tempat peristiratan dan kopi gratis bagi para pengemudi.
Nanang Sutisna