Saturday, 25 May 2013 | 06:20

This exhibition is aimed at increasing the cultural ties between
Yogyakarta and NTT in order to rid NTT's poor image of being
initiators of violence.
Saturday, 25 May 2013 | 05:26

Tourism villages still lack facilities and infrastructure and
have difficulties asking for aid from the government.
Selasa, 18 Oktober 2005 | 13:29 WIB
Bursa Hapus Saham Multi Agro Persada 25 Oktober
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bursa Efek Jakarta (BEJ) menyetujui penghapusan efek PT Multi Agro Persada Tbk efektif mulai 25 Oktober. "Batas akhir perdagangan sahamnya dapat diperdagangkan hanya di pasar negosiasi sampai tanggal 24 Oktober," kata Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil, Yose Rizal, dalam pengumumannya, Senin (18/10).
Hingga 14 Oktober lalu, kepemilikan mayorotas Multi Agro adalah 98,34 persen atau sejumlah 55,17 juta saham dipegang oleh perusahaan Singapura, Aspac Food Industries Pte Ltd., sisanya dipegang oleh publik Indonesia 1,6 persen atau 897,63 ribu saham dan pemodal asing 0,06 persen atau 1.145 saham.
Multi Agro Persada, dengan kode emiten TRPK, merupakan perusahaan yang bergerak di sektor elektronik. Sebelumnya Aspac mengatakan telah bersedia membeli sisa saham publik lain dengan harga penawaran tender Rp 2.700 per saham sampai 1 Maret 2006. Pembelian akan dilakukan pada periode 1 Desember 2005 sampai 1 Maret 2006.
Suliyanti Pakpahan