Monday, 20 May 2013 | 02:24

The majority of gas produced by the US$20 billion East Natuna Block project will be
allocated for domestic need.
Monday, 20 May 2013 | 01:03

Indonesia's women's commission speaks up against Osaka mayor's controversial
remark on Japan's WWII comfort women.
Sabtu, 01 Oktober 2005 | 03:02 WIB
Penangguhan Penahanan Buat Pembobol BNI
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kejaksaan Agung membenarkan telah menangguhkan penahanan atas mantan petinggi Bank BNI ; Bekas Direktur Utama, Saifuddien Hasan. Bekas Direktur Treasury, Rachmat Wiryaatmadja dan Surya Sutanto. "Ya memang betul, sudah seminggu lebih ditangguhkan. Alasannya karena locus delicti dan saksi-saksinya berada di Jakarta. Maka yang berwenang menangani ini Kejaksaan Agung,"kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Hendarman Supandji, di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta.
Pemeriksaan para tersangka, menurut Hendarman telah selesai di Kejaksaan Agung dan kini tinggal menunggu pemberkasan. Ketiga bekas petinggi BNI itu disangka terlibat penyalahgunaan kredit ke PT Industri Baja Garuda Rp 500 miliar. Walaupun ditangguhkan penahanannya, menurut Hendarman, ketiga tersangka itu juga dicekal.
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara juga mengalihkan penahanan mantan Direktur Utama PT.Industri Baja Garuda (IBG) Paul Chandra dari tahanan rumah tahanan Tanjung Gusta menjadi tahanan kota di Medan.
Dian Yuliastuti