ENGLISH
| Thursday, 23 May 2013 |
INDONESIA
Thursday, 23 May 2013 | 13:30
Manchester City plans to invest in Indonesian clubs, regulation
is needed regarding this, said Roy Suryo
Thursday, 23 May 2013 | 13:10
Other than proposing fuel price increase to take place in June,
Minister Chatib said government will provide additional budget
for infrastructures
Jum'at, 30 September 2005 | 16:43 WIB
Megawati Bagikan 2000 Paket Sembako
TEMPO Interaktif, Bandar Lampung:Mantan Presiden Megawati Soekarnoputeri membagi-bagikan 2000 paket sembako kepada warga tidak mampu di Bandar Lampung. Paket sembako itu berisi dua kilogram beras, satu kilogram minyak goreng, satu kilogram gula, dan satu botol kecap. Paket itu dibagikan pada 10 kelompok warga, yaitu tukang ojek, fakir miskin, tukang parkir, sopir angkot, nelayan, yatim piatu, pesantren, santri, perguruan silat paku banten, dan perguruan silat singa manda. Satu kelompok masyarakat, terdiri dari 200 orang. Dalam setiap paket bertuliskan, "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1426 Hijriah/2005. Mohon Maaf Lahir dan Batin." Dalam sambutannya, Megawati menyatakan sangat prihatin dengan kondisi rakyat saat ini. Rakyat yang sudah miskin, menjadi semakin menderita dengan kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. "Secara pribadi saya tidak setuju kenaikan harga BBM ini," katanya. Mega menambahkan, kenaikan harga BBM akan berdampak terhadap naiknya harga semua kebutuhan pokok. Bahkan BBM belum naik, harga kebutuhan pokok sudah naik lebih dulu. "Namun saya mengimbau agar warga tetap tenang, dan selalu menjaga kedamaian," tuturnya. Terkait paket sembako itu, Mega meminta agar warga tidak melihat dari harganya saja. Namun ini merupakan wujud kepeduliannya terhadap masyarakat Lampung. Fadilasari

Comments


Disclaimer: The views expressed in the comments sections are personal responses that do not represent the editorial policy of tempo.co. Our editorial staff reserves the right to moderate or take down comments that contain harassment, intimidation and discrimination against ethnicity, religion, race, and inter-group relations.